Postingan

Konsep Berpikir Sejarah Sinkronis dan Diakronis

  1.     Konsep Sinkronik dalam Sejarah Kata  sinkronik,  berasal dari bahasa Yunani yaitu  syn  yang berarti dengan, dan  chronoss  yang berarti waktu. Adapun dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia,  sinkronik diartikan sebagai segala sesuatu yang bersangkutan dengan peristiwa yang terjadi pada suatu masa. Kajian sejarah secara sinkronik artinya mempelajari peristiwa sejarah dengan segala aspeknya pada masa atau waktu tertentu dengan lebih mendalam. Lebih lengkapnya dapat dijelaskan bahwa konsep sinkronik dalam sejarah adalah bagaimana mempelajari atau mengkaji, pola-pola, gejala, dan karakter dari sebuah peristiwa sejarah pada masa tertentu. Secara umum sinkronik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. 1)        Mengkaji peristiwa sejarah yang terjadi pada masa tertentu. 2)        Menitikberatkan kajian peristiwa pada pola-pola, gejala, dan karakter. 3)     ...

Materi PPKn Kelas VIII Bab 4. Kebangkitan Nasional 1908 dalam Perjuangan Kemerdekaan - Sub Bab B

BAB 4. Kebangkitan Nasional 1908 dalam Perjuangan Kemerdekaan Sub Bab B: Arti Penting Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan Kemerdekaan Mari Mengenal Budi Utomo A. Kelahiran Organisasi Budi Utomo           Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari tentang pemuda. Pemuda yang tidak sebatas kita pahami dalam rentang umur, tetapi lebih dari itu. Pemuda yang mempunyai semangat dan dedikasi tinggi bukan sekadar untuk dirinya sendiri tetapi berkorban untuk bangsa dan negara. Sosok pemudalah yang memberikan warna beda dalam setiap perjalanan bangsa Indonesia. Pemuda sebagai roh perjuangan rakyat, pemduda sebagai pemikir kritis bagi segala problematika yang terjadi di negara, dan pemuda menjadi solusi bagi permasalahan yang ada.             Menukil penejalasan dari Kurniadi (1987) bahwa pemuda merupakan aset nasional yang memiliki potensi untuk membangun bangsa melalui Pendidikan. Salah satu dari sekian pemuda adalah golo...

Materi PPKn Kelas IX BAB 4. Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika - Sub Bab B

BAB 4. Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Sub Bab B: Prinsip Persatuan dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan             Sebagai makhluk social ( zoon politicon ), manusia diciptaan untuk saling hidup berdampingan tanpa adanya permusuhan, menjalin hubungan dengan rasa kekeluargaan, persahabatan, saling menghormati, dan lainnya. Namun gejala perubahan zaman yang semakin modern ini menimbulkan pola kehidupan yang membawa pada arah individualisme, sekulerisme, irasionalisme, dan mengakibatkan persatuan diantara masyarakat semakin rusak. Kemudian tidak dapat kita pungkiri bahwa kondisi riil persatuan di masyarakat makin hari mengkhawatirkan. Dilihat dari berbagai konflik baik yang dilakukan oleh penduduk antardesa, para pelajar antarsekolah, geng motor, konflik mengatasnamakan agama, dan konflik antarsuku yang menginginkan kelompoknya menjadi jawaranya. Itu sebagian kecil dari berbagai contoh riil dalam masy...

PERAN PEMUDA DALAM PEMBAGUNAN PENDIDIKAN INDONESIA

Gambar
  Pendidikan di Indonesia dari era dahulu hingga sekarang ini masih menuai permasalahan-permasalahan yang begitu komplek. Banyaknya masalah-masalah tersebutlah yang akan memperburuk keadaan pendidikan di Indonesia.             Dalam hal ini permasalahan yang begitu terlihat di dalam dunia pendidikan yaitu belum adanya pemerataan sistem pendidikan. Pemerataan ini seperti contohnya pemberian fasilitas untuk proses pembelajaran, buku-buku yang belum begitu banyak untuk acuan sumber belajar dan belum adanya sinyal untuk melakukan pembelajaran jarak jauh seperti sekarang ini.             Seperti contohnya di daerah limpakuwus kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah, masih banyaknya anak-anak yang belum mampu bersekolah. Di karenakan di daerah tersebut masih belum banyaknya fasilitas pendidikan, sehingga masih banyaknya anak-anak yang kurang pendidikanya.    ...

Materi PPKn Kelas VIII Bab 4. Kebangkitan Nasional 1908 dalam Perjuangan Kemerdekaan - Sub Bab A

Bab 4. Kebangkitan Nasional 1908 dalam Perjuangan Kemerdekaan Sub Bab: A. Makna Kebangkitan Nasional dalam Perjuangan Kemerdekaan      Setiap 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Pemberian hari itu tidak muncul tanpa sebab, proses perjuangan kemerdekaanlah yang menjadi sebabnya agar kita senantiasa mengingat kembali perjuangan melawan penjajahan dahulu. Kemudian, kita juga mengenal kata bijak yang dilontarkan oleh Proklamator Soekarno bahwa "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya".      Melalui tulisan ini, diharap dapat menjadi bahan kita agar selalu memandang penting proses sejarah dan perjuangan Indonesia. Apabila kita menengok fakta sejarah Indonesia bahwa masa kebangkitan nasional merupakan masa kebangkitan persatuan dan nasionalisme dengan tujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini didasarkan pada respon bentuk penjajahan (kolonialisme dan imperialisme) yang berlangsung sangat lam...

Materi PPKn Kelas VII Bab 4. Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Golongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika - Sub Bab A

Bab 4. Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Golongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Sub Bab: A. Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia                Indonesia sebagai salah satu negara besar di dunia bukan hanya didasarkan pada kekayaan alam dan luasnya wilayah. Kebesaran itu selain sudah menjadi ketetapan Tuhan Yang Maha Kuasa dan patut disyukuri dan menjaganya. Bisa kita lihat betapa ragamnya masyarakat Indonesia yang di satukan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Coba kita lihat dan renungi bersama dalam lingkup kecil sekitar tempat tinggal kita, dalam lingkup kecil pun kita sudah melihat betapa ragamnya masyarakat Indonesia mulai dari agama, suku, ras, kulit, bahasa, dan lainnya.                     Belum kita melihat pada daerah besar sebagai tempat banyak masyarakat mencari penghidupan dan kehidupan. Sebagai contoh adalah Ibu kota Jakarta yang kita ketahui merupakan daerah be...

Materi PPKn Kelas IX Bab 4. Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika - Sub Bab A

Bab 4. Keberagaman Masyarakat Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Sub Bab: A. Makna Persatuan dan Kebangsaan      Fakta bahwa negara Indonesia memiliki berbagai keberagaman mulai dari suku, bahasa, agama, budaya, makanan, dan kehidupan sosial mulai dari pendidikan, pekerjaan, jabatan, dan lainnya menjadi hal yang tidak bisa kita bantah. Terlebih harus bangga dan syukuri. Lalu, pernahkah kita berfikir mengapa Indonesia dengan wilayah begitu luas dan memiliki berbagai keberagaman tetap saling damai, merasa aman, dan tidak ada konflik yang membahayakan. Hal ini sesuai dengan seloka “Bhinneka Tunggal Ika” yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua.      Secara umum kita memahami perbedaan sebagai bawaan kodrat manusia dan juga merupakan ciri khas elemen-elemen yang membentuk masyarakat. Walaupun demikian, tentu terdapat hal-hal yang menyangkut kepentingan bersama. Sehingga harus bersatu agar tercipta tujuan atau kebutuhan bersama tersebut. Pernahkah kali...